Berikut kami unggah foto-foto kegiatan kami mulai dari tahun 2013 hingga saat ini. Semoga bisa memberi inspirasi dan motivasi bagi teman2 sekalian.
Friday, 30 January 2015
Yang dimaksud dg sampah adlah semua zat / benda yg sdh tdk terpakai lagi baik berasal dari rumah maupun sisa-sisa proses industri.
Sampah ini dibagi dalam :
a). Garbage adalah sisa-sisa pengolahan ataupun sisa makanan yg mudah membusuk atau nama lainnya sampah basah (sampah organik).
b). Rubbish adalah bahan-bahan sisa pengolahan yg tidak membusuk atau nama lainnya sampah kering (sampah kering).
Agar sampah ini tdk membahayakan manusia maka perlu pengaturan pembuangannya.
Dari sampah ini harus diperhatIkan :
(1). Penyimpanannya (storage)
Untuk tempat sampah di tiap-tiap rumah isinya cukup 1 meter kubik. Tempat sampah jangan ditempatkan di dalam rumah atau pojok dapur karena dapat menjadi gudang makanan bagi tikus-tikus shg rumah banyak tikusnya.
Tempat sampah sebaiknya :
-Terbuat dari bahan yg mudah dibersihkan dan tidak mudah rusak
- Harus ditutup rapat sehingga tidak menarik serangga atau binatang lainnya
- Ditempatkan di luar rumah. Bila pengumpulannya dilakukan oleh pemerintah, tempatkanlah tempat sampah sedemikian rupa sehingga petugas kebersihan mudah mencapainya. .
(2). Pengumpulannya (collection)
Pengumpulan sampah dapat dilakukan ::
(a) Perorangan
Tiap-tiap keluarga mengumpulkan sampah dari rumahnya masing-masing utk dibuang pada tempat tertentu.
(b). Pemerintah
Pengumpulan sampah di kota-kota dilakukan pemerintah dg menggunakan truk sampah atau gerobak sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara dan Tempat Pembuangan Akhir. Cara ini sangat tidak efektif karena setiap hari jumlah sampah yg dihasilkan makin meningkat sementara proses pembusukan oleh mikroorganisme lambat shg sering terjadi tumpukan sampah di TPA makin menggunung bila tdk dilakukan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) atau Pengurangan Sampah, Pemanfaatan lagi yg masih bisa digunakan dan Recycle (Daur Ulang Sampah).
(c). Swasta
Swasta hanya mengambil sampah-sampah tertentu sebagai bahan baku perusahaannya misalnya utk pembuatan kertas, karton, plastik. Contohnya tukang rosokan hanya membeli sampah yg berupa kertas, botol minuman, kaleng dll yg masih bisa dijadikan bahan baku utk usaha.
(3). Pembuangan (disposal)
Pembuangan sampah dapat dilakukan dg cara :
(a). Landfill
Sampah dibuang pd tanah yg rendah, cara ini hanya baik utk sampah jenis kering. Bila sampah kering bercampur dg sampah basah maka pembuiangan ini akan menjadi tempat perkembangbiakan serangga dan tikus, juga menimbulkan bau-bauan tdk sedap.
(b). Sanitry landfill
Sampah dibuang pd tanah yg rendah kmd ditutup lagi dg tanah plg sedikit 60 cm agar tdk dikorek oleh anjing, tikus dan binatang lainnya.
(c). Individual incineration
Sampah dari rumah dikumpulkan sendiri kmd dibakar sendiri. Pembakaran sampah ini harus dilakukan dg baik sebab bila tidak maka asapnya akan mengotori udara dan bila tdk sempurna sisanya akan berceceran kemana-mana.
(d). Dg incenerator khusus
Biasanya cara ini dikerjakan oleh pemerintah namun biayanya mahal. Cara ini biasanya untuk menangani sampah2 medis yg dikumpulkan dari Rumah Sakit di wilayah Banyuwangi agar sisa2 dari kegiatan di RS tidak mengotori lingkungan sekitar. Biasanya sampah RS berupa sisa botol infus, bekas injeksi dll tidak layak didaur ulang dan harus segera dimusnahkan di incinerator khusus krn bersifat infeksius (menularkan penyakit).
(e). Composting (dibuat pupuk)
Dari sampah yg terbuang dapat dibuat pupuk sebagai penyubur tanah pertanian. Cara ini banyak dilakukan di negara-negara maju. Caranya dilakukan pemisahan sampah dulu antara sampah basah dan kering. Setelah itu digiling (dicacah) mjd halus agar proses pembusukan (dekomposisi) oleh bakteri pembusuk dapat berlangsung dg baik. Kemudian sampah diletakkan pada suatu tempat dimana proses pembusukan terjadi. Kadang-kadang ditambahkan strain mikroorganisme yg dapat mempercepat proses pembusukannya. Lama proses pembusukannya antara 2 hari sampai 6 minggu. Untuk dijual ke pasaran kompos kmd dikeringkan, digiling kembali dan dibungkus.
(f). Hogfeeding (nakanan ternak)
Yg dapat digunakan biasanya jenis sampah basah seperti sayuran, ampas tapioka, ampas tahu dsb. Diberikan kepada ternak sebagai makanannya.
(g). Recycling
Dg cara ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah sampah, maka bagian-bagian sampah yg masih bisa dipakai/digunakan diambil lagi misalnya kertas-kertas, plastik pembungkus, kaleng-kaleng dsb. Dari benda2 ini dapat dihasilkan benda2 baru yg berguna misalnya dari kantong kresek dapat dibuat bunga, dari kertas-kertas dapat dibuat kertas daur ulang, dari plastik pembungkus detergent, kopi, bungkus makanan tertentu dapat dibuat celemek, topi, taplak meja dsb.
Untuk memudahkan mendaur ulang sampah (recycling) hendaknya sampah sdh dipisahkan menjadi sampah basah dan kering dulu. Tujuannya agar sampah tidak tercampur antara sampah basah dari sisa makanan dg sampah kering yg akan digunakan utk proses daur ulang. Untuk wilayah Banyuwangi hasil daur ulang dapat ditampung di Bank Sampah Banyuwangi (BSB) kmd BSB membantu memasarkannya melalui Gerai BSB yg buka setiap sore di Taman Sri Tanjung Banyuwangi. Hal ini sesuai dg program Bank Sampah Banyuwangi.
Mdh2an daerah2 lain dapat mengikuti agar kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat berjalan seiring dan tercapai perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Disarikan dari Buku Ilmu Kesehatan Masyarakat pengarang dr. Indan Entjang, Penerbit PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2000
PEMBUANGAN SAMPAH (REFUSE DISPOSAL)
Berikut akan kita
sharingkan proses pembuangan sampah dg harapan agar Sahabat Sehat
mengerti bagaimana prosesnya kemudian menyadari dan mau membantu
pemerintah utk dapat mengelola sampah pribadinya dg baik. Bila sampah
dikelola dg baik, bukan hanya lingkungan kita bersih dan nyaman juga
kesehatan lingkungan secara otomatis akan kita dapatkan.
Yang dimaksud dg sampah adlah semua zat / benda yg sdh tdk terpakai lagi baik berasal dari rumah maupun sisa-sisa proses industri.
Sampah ini dibagi dalam :
a). Garbage adalah sisa-sisa pengolahan ataupun sisa makanan yg mudah membusuk atau nama lainnya sampah basah (sampah organik).
b). Rubbish adalah bahan-bahan sisa pengolahan yg tidak membusuk atau nama lainnya sampah kering (sampah kering).
Agar sampah ini tdk membahayakan manusia maka perlu pengaturan pembuangannya.
Dari sampah ini harus diperhatIkan :
(1). Penyimpanannya (storage)
Untuk tempat sampah di tiap-tiap rumah isinya cukup 1 meter kubik. Tempat sampah jangan ditempatkan di dalam rumah atau pojok dapur karena dapat menjadi gudang makanan bagi tikus-tikus shg rumah banyak tikusnya.
Tempat sampah sebaiknya :
-Terbuat dari bahan yg mudah dibersihkan dan tidak mudah rusak
- Harus ditutup rapat sehingga tidak menarik serangga atau binatang lainnya
- Ditempatkan di luar rumah. Bila pengumpulannya dilakukan oleh pemerintah, tempatkanlah tempat sampah sedemikian rupa sehingga petugas kebersihan mudah mencapainya. .
(2). Pengumpulannya (collection)
Pengumpulan sampah dapat dilakukan ::
(a) Perorangan
Tiap-tiap keluarga mengumpulkan sampah dari rumahnya masing-masing utk dibuang pada tempat tertentu.
(b). Pemerintah
Pengumpulan sampah di kota-kota dilakukan pemerintah dg menggunakan truk sampah atau gerobak sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara dan Tempat Pembuangan Akhir. Cara ini sangat tidak efektif karena setiap hari jumlah sampah yg dihasilkan makin meningkat sementara proses pembusukan oleh mikroorganisme lambat shg sering terjadi tumpukan sampah di TPA makin menggunung bila tdk dilakukan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) atau Pengurangan Sampah, Pemanfaatan lagi yg masih bisa digunakan dan Recycle (Daur Ulang Sampah).
(c). Swasta
Swasta hanya mengambil sampah-sampah tertentu sebagai bahan baku perusahaannya misalnya utk pembuatan kertas, karton, plastik. Contohnya tukang rosokan hanya membeli sampah yg berupa kertas, botol minuman, kaleng dll yg masih bisa dijadikan bahan baku utk usaha.
(3). Pembuangan (disposal)
Pembuangan sampah dapat dilakukan dg cara :
(a). Landfill
Sampah dibuang pd tanah yg rendah, cara ini hanya baik utk sampah jenis kering. Bila sampah kering bercampur dg sampah basah maka pembuiangan ini akan menjadi tempat perkembangbiakan serangga dan tikus, juga menimbulkan bau-bauan tdk sedap.
(b). Sanitry landfill
Sampah dibuang pd tanah yg rendah kmd ditutup lagi dg tanah plg sedikit 60 cm agar tdk dikorek oleh anjing, tikus dan binatang lainnya.
(c). Individual incineration
Sampah dari rumah dikumpulkan sendiri kmd dibakar sendiri. Pembakaran sampah ini harus dilakukan dg baik sebab bila tidak maka asapnya akan mengotori udara dan bila tdk sempurna sisanya akan berceceran kemana-mana.
(d). Dg incenerator khusus
Biasanya cara ini dikerjakan oleh pemerintah namun biayanya mahal. Cara ini biasanya untuk menangani sampah2 medis yg dikumpulkan dari Rumah Sakit di wilayah Banyuwangi agar sisa2 dari kegiatan di RS tidak mengotori lingkungan sekitar. Biasanya sampah RS berupa sisa botol infus, bekas injeksi dll tidak layak didaur ulang dan harus segera dimusnahkan di incinerator khusus krn bersifat infeksius (menularkan penyakit).
(e). Composting (dibuat pupuk)
Dari sampah yg terbuang dapat dibuat pupuk sebagai penyubur tanah pertanian. Cara ini banyak dilakukan di negara-negara maju. Caranya dilakukan pemisahan sampah dulu antara sampah basah dan kering. Setelah itu digiling (dicacah) mjd halus agar proses pembusukan (dekomposisi) oleh bakteri pembusuk dapat berlangsung dg baik. Kemudian sampah diletakkan pada suatu tempat dimana proses pembusukan terjadi. Kadang-kadang ditambahkan strain mikroorganisme yg dapat mempercepat proses pembusukannya. Lama proses pembusukannya antara 2 hari sampai 6 minggu. Untuk dijual ke pasaran kompos kmd dikeringkan, digiling kembali dan dibungkus.
(f). Hogfeeding (nakanan ternak)
Yg dapat digunakan biasanya jenis sampah basah seperti sayuran, ampas tapioka, ampas tahu dsb. Diberikan kepada ternak sebagai makanannya.
(g). Recycling
Dg cara ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah sampah, maka bagian-bagian sampah yg masih bisa dipakai/digunakan diambil lagi misalnya kertas-kertas, plastik pembungkus, kaleng-kaleng dsb. Dari benda2 ini dapat dihasilkan benda2 baru yg berguna misalnya dari kantong kresek dapat dibuat bunga, dari kertas-kertas dapat dibuat kertas daur ulang, dari plastik pembungkus detergent, kopi, bungkus makanan tertentu dapat dibuat celemek, topi, taplak meja dsb.
Untuk memudahkan mendaur ulang sampah (recycling) hendaknya sampah sdh dipisahkan menjadi sampah basah dan kering dulu. Tujuannya agar sampah tidak tercampur antara sampah basah dari sisa makanan dg sampah kering yg akan digunakan utk proses daur ulang. Untuk wilayah Banyuwangi hasil daur ulang dapat ditampung di Bank Sampah Banyuwangi (BSB) kmd BSB membantu memasarkannya melalui Gerai BSB yg buka setiap sore di Taman Sri Tanjung Banyuwangi. Hal ini sesuai dg program Bank Sampah Banyuwangi.
Mdh2an daerah2 lain dapat mengikuti agar kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat berjalan seiring dan tercapai perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Disarikan dari Buku Ilmu Kesehatan Masyarakat pengarang dr. Indan Entjang, Penerbit PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2000
SAMPAH DITINJAU DARI SEGI KESEHATAN
Sampah adalah semua zat (benda) yg sudah tidak terpakai lagi
baik berasal dari rumah-rumah maupun proses industri.
JENIS SAMPAH
A). GARBAGE = SAMPAH ORGANIK
Adalah sisa-sisa pengolahan ataupun sisa makanan yg mudah membusuk misalnya sisa
sayuran, sisa
makanan, daun-daun kering
B). RUBBISH = SAMPAH ANORGANIK
Adalah
bahan-bahan sisa pengolahan yg tidak
membusuk misalnya kertas, kaleng, kaca,
plastik
berbagai jenis, kawat dsb.
BAHAYA SAMPAH BAGI KESEHATAN
• Dalam
rangka pencegahan dan pemberantasan penyakit menular maka pemberantasan
binatang penyebar penyakit merupakan salah satu cara memutus mata
rantai penularan.
• Usaha
pembasmiannya erat hubungannya dengan perbaikan cara pembuangan sampah,
kotoran, air limbah dan perbaikan perumahan.
PENYAKIT DAN AGEN PENYEBABNYA
• Penyakit
Demam Berdarah disebabkan oleh virus dengue, disebarkan oleh nyamuk Aedes
aegypti.
• Penyakit
perut menular seperti Thypus, Disentri, Kolera, Hepatitis Infeksiosa,
Poliomyelitis anterior akuta dan penyakit-penyakit cacing dapat ditularkan oleh
lalat yg memindahkan bibit penyakitnya lewat feses penderita.
Bbrp penyakit yg dapat disebabkan tikus dan kutunya antara
lain:
• Penyakit
pes (sampar) disebabkan oleh kuman Pasteurella pestis, ditularkan oleh kutu
tikus dan binatang reservoirnya tikus.
• Penyakit
leptospirosis disebabkan bakteri Leptospira icterohemolitika
• Penyakit
murine thypus disebabkan oleh Rickettsia mooseri.
PEMBERANTASAN LALAT, NYAMUK DAN TIKUS
• Banyak
penyakit yg ditularkan lewat perantaraan lalat, nyamuk dan tikus karena itu penting sekali untuk
memutus mata rantai penyakit dg memberantas perkembangbiakan lalat, nyamuk dan
tikus.
PEMBERANTASAN LALAT
• Lalat
(Musa domestica) bertelur dan mencari makan pada zat-zat organik yang membusuk
misalnya pada garbage (sampah organik) dan feses. Karena itu lalat banyak terdapat
di tempat-tempat dimana banyak sampah dan pembuangan kotoran tidak teratur.
• Lalat
berkembang biak dg jalan bertelur, jumlah telurnya +/- 2000 butir. Dalam siklus
hidupnya lalat mulai dari telur à
larva à
pupa (kepompong) à
imago (dewasa) butuh waktu +/- 14 hari. Umur lalat dewasa +/- 30 – 60 hari.
• Lalat
akan hilang dlm waktu 2 bulan tnp menggunakan insektisida dg jalan memperbaiki cara pembuangan sampah,
kotoran dan perbaikan hygiene lingkungan pd umumnya.
PEMBERANTASAN NYAMUK
Cara memberantas nyamuk:
• Meniadakan
tempat-tempat bertelur nyamuk yaitu dg meniadakan air tergenang baik
pada tanah-tanah yg rendah, kaleng-kaleng kosong yg berisi air hujan dll.
• Membunuh larva nyamuk dg larvasida atau
memelihara ikan pemakan jentik.
• Membunuh nyamuk dewasa dg menggunakan insektisida misalnya
DDT, Pyretrum dll.
PEMBERANTASAN TIKUS
Pemberantasan tikus dijalankan dengan:
a). Memperbaiki
konstruksi rumah sehingga tidak ditempati tikus.
b). Meniadakan sumber
makanan bagi tikus.
Rumah yg kotor,
banyak sisa makanan berceceran, banyak
sampah terutama sampah basah
(garbage) akan
lbh disenangi tikus drpd rumah yg
bersih.
c). Peracunan dg strychnin, warfarin. Stlh itu perlu
penyemprotan insektisida utk membunuh
kutu2nya.
d). Dengan perangkap tikus.
e). Fumigasi dg gas : HCN, SO2, CS2 atau CO.
f). Secara alami
misalnya oleh kucing (predator alaminya).
• INDONESIA
SEHAT DIMULAI DARI DIRI SENDIRI
• SEJAK
USIA DINI
• DIMULAI
DARI HAL-HAL KECIL
• SEKARANG
JUGA !
PENYAKIT DIARE
PENGERTIAN DIARE
• Diare
adalah penyakit yang ditandai dg bertambahnya frekuensi berak biasanya lebih
dari 3x perhari
• Disertai
adanya perubahan bentuk tinja menjadi cair dg atau tanpa darah dan atau lendir
GEJALA DIARE
• Suhu
tubuh meningkat, bayi/anak menjadi cengeng dan gelisah
• Nafsu
makan berkurang
• Timbul
berak-berak cair lebih dari 3 kali perhari
• Tinja
makin cair mungkin mengandung darah atau lendir
• Muntah
dpt terjadi sebelum atau sesudah diare, dapat juga tanpa disertai muntah
CARA PENULARAN DIARE
-
Menular dari tinja dg perantaraan lalat. Ditularkan
lwt lalatnyg hinggap di kotoran
penderita diare lalu terbang ke makanan maka kita
yg sehat bisa tertular diare
-
Menular dari tinja dengan perantaraan air
Air yg dikotori
oleh kotoran penderita diare digunakan
untuk keperluan sehari-hari
(memasak, minum
tanpa dimasak hingga mendidih, membasuh sayuran, mandi/menggosok gigi)
maka kita yg sehat
bisa tertular diare.
BAHAYA DIARE
• Bahaya
diare adalah kekurangan cairan / lemas
(DEHIDRASI) -->
kehabisan cairan -->
MENINGGAL
MENINGGAL
• BAB
yg sering à
penderita menjadi lemas seperti tanaman yg tidak diberi air
Bila
cairan tubuh sudah habis akibat terlalu sering berak --> MENINGGAL DUNIA
TANDA KEKURANGAN CAIRAN
(DEHIDRASI) PD PASIEN DIARE
• Muka
cowong
• Rasa
haus, ingin minum terus
• Air
mata berkurang
• Pada
bayi ubun-ubun teraba cekung
• Turgor
dan elastisitas kulit menurun
CARA MENGATASI DIARE
1. Segera beri banyak minum
1. Segera beri banyak minum
Bila ada yg
menderita diare di sekitar anda segera
berikan cairan oralit, cairan gula
garam, air
tajin, air kelapa, sari buah, kuah sayur dan cairan lainnya yg dapat
menggantikan
cairan tubuh yg terbuang akibat penyakit
diare.
2. Teruskan pemberian makanan
- Selama diare :
teruskan dan tingkatkan pemberian ASI pd
bayi yg masih meyusu.
Anak di atas 6
bulan, berikan makanan tambahan seperti
bubur dan sayuran, sari
buah segar
dan beri makan lebih dari 6 kali/hari.
-Setelah diare : beri makanan lebih sering dari biasanya selama 3 mgg.
-Setelah diare : beri makanan lebih sering dari biasanya selama 3 mgg.
Jangan beri
makanan yg merangsang seperti makanan pedas terlalu asin atau asam.
Jangan beri
makanan yg sdh rusak/basi.
3. Mencari Pengobatan Lanjutan
Bila berak – berak
tidak berhenti apalagi diikuti muntah dan disertai tanda kekurangan
cairan --> SEGERA bawa ke unit Pelayanan Kesehatan terdekat.
PEMBERIAN ORALIT
• Berikan
oralit setiap kali berak:
Umur < 1 thn : ¼ - ½ gelas
Umur 1-4 thn : ½ - 1 gelas
Umur di atas 5 tahun : 1 – 1,5 gelas
• Bila
tdk tersedia oralit à
buat Larutan Gula Garam (LGG) dg cara : sediakan 1 gelas air matang, beri 1
sendok makan munjung gula pasir dan ¼ sdt garam setelah itu diaduk hingga
larut.
CARA PENCEGAHAN DIARE
1.
PENINGKATAN KESEHATAN PERORANGAN DAN LINGKUNGAN:
• Gunakan
air yg sudah dimasak untuk minum.
• Gunakan
air bersih untuk keperluan mencuci peralatan makan.
• Cuci
tangan dg sabun dan air bersih sebelum makan.
• Jangan
makan / minum di warung yang kebersihannya tidak terjaga (kotor dan banyak
lalat).
• BAB
tidak disembarang tempat.
2.
PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH MELALUI:
• Pemberian
ASI
• Pemberian
makanan pendamping ASI (MPASI)
• Imunisasi
campak
SEMBOYAN GERAKAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT
• INDONESIA
SEHAT DIMULAI DARI DIRI SENDIRI
• SEJAK
USIA DINI
• DIMULAI
DARI HAL-HAL KECIL
• SEKARANG
JUGA !
WASPADA DEMAM BERDARAH
Berantas Sarang Nyamuk dengan 3M Plus
Di awal musim penghujan ini kewaspadaan thd penyakit Demam Berdarah harus makin ditingkatkan. Dg adanya hujan maka tempat indukan nyamuk bertambah jumlahnya.
APA ITU DEMAM BERDARAH (DB) ?
Demam berdarah adalah penyakit yg disebabkan oleh Virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
BAGAIMANA NYAMUK DB BERKEMBANG BIAK ?
Nyamuk DB berkembang biak di tempat – tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan kita seperti :
- Bak mandi/WC, tempayan air, drum
- Tempat minum burung, vas bunga / pot tanaman air
- Kaleng bekas, ban bekas, botol bekas, tempurung kelapa, plastik dll
yg dibuang di sembarang tempat.
CIRI-CIRI NYAMUK DB
• Berwarna hitam dg belang-belang (loreng) putih di seluruh tubuh
• Mampu terbang setinggi 100m
• Aktif menggigit pada pagi hari sampai sore hari
• Biasanya di tempat yg agak gelap dan lembab
• Tempat hinggap favoritnya adalah benda-benda yg bergantung spt
pakaian, kelambu atau tumbuh-tumbuhan dekat tempat tinggalnya.
• Jentik nyamuk sll bergerak aktif dalam air dari bawah ke atas
permukaan secara berulang-ulang.
GEJALA AWAL DEMAM BERDARAH
• Panas tinggi mendadak selama 2 – 7 hari
• Tampak lemah dan lesu
• Timbul nyeri persendian
• Nyeri kepala di belakang mata
• Timbul bintik-bintik merah pada kulit
• Terasa nyeri di ulu hati
GEJALA LANJUT DEMAM BERDARAH
• Terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit
• Muntah dan berak darah
• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta
berkeringat dingin. Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan
kematian.
PERTOLONGAN YANG PERLU DIBERIKAN SAAT TIMBUL GEJALA AWAL
• Beri minum sebanyak mungkin
• Kompres agar panasnya turun
• Berikan obatpenurun panas misalnya PARACETAMOL.
AWAS...!!! JANGAN TERLAMBAT
• Penyakit DB belum ada vaksin untuk pencegahannya
• Segera bawa ke Poliklinik, Puskesmas atau RS terdekat.
• Satu – satunya cara untuk memberantas adalah dengan 3M Plus.
APA ITU 3M PLUS ?
• Adalah tindakan yg dilakukan secara teratur untuk memberantas
jentik dan menghindari gigitan nyamuk DB dengan cara :
1. MENGURAS
2. MENUTUP
3. MENGUBUR
PLUS tindakan memberantas jentik dan menghindar gigitan nyamuk.
MENGURAS
Menguras tempat tempat penampungan air seperti bak mandi / WC, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain – lain seminggu sekali.
MENUTUP
Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti : ember, gentong, drum, dll
MENGUBUR
Mengubur semua barang bekas yg ada di sekitar / di luar rumah yg dapat menampung air hujan.
PLUS Tindakan Memberantas Jentik dan menghindari gigitan nyamuk
• Membunuh jentik nyamuk DB di tempat yg sulit dikuras atau dibuang
dengan menaburkan bubuk ABATE 2-3 bulan sekali dg takaran 1 gr
abate utk 10 lt air. Abate dapat diperoleh / dibeli di Puskesmas atau
di apotik.
• Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
• Mencegah gigitan nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok
(repelant).
• Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.
• Tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar tidur.
FOGGING (pengasapan)
Fogging hanya dilakukan bila di lokasi ditemukan 3 kasus positif Demam Berdarah dengan radius 100m (40 rumah) dan bila di daerah tersebut ditemukan banyak jentik nyamuk DB.
• INDONESIA SEHAT DIMULAI DARI DIRI SENDIRI
• SEJAK USIA DINI
• DIMULAI DARI HAL-HAL KECIL
• SEKARANG JUGA !
Subscribe to:
Posts (Atom)















































